Prosa Saya
29 11 2010Suatu ketika, ada sebuah pohon yang rindang. Dibawahnya, tampak dua orang yang sedang beristirahat. Rupanya, ada seorang pedagang bersama anaknya yang berteduh disana. Tampaknya mereka kelelahan sehabis berdagang di kota. Dengan menggelar sehelai tikar, duduklah mereka dibawah pohon yang besar itu. Angin semilir membuat sang pedagang mengantuk. Namun, tidak demikian dengan anaknya yang masih belia. “Ayah, aku ingin bertanya…” terdengar suara yang mengusik ambang sadar si pedagang. “Kapan aku besar, Ayah? Kapan aku bisa kuat seperti Ayah, dan bisa membawa dagangan kita ke kota?” “Sepertinya”, lanjut sang bocah, “Aku tak akan bisa besar. Tubuhku ramping seperti Ibu, berbeda dengan Ayah yang tegap dan berbadan besar. Kupikir, aku tak akan sanggup memikul dagangan kita jika aku tetap seperti ini.” Jari tangannya tampak mengores-gores sesuatu di atas tanah. Lalu, ia kembali melanjutkan, “Bilakah aku bisa punya tubuh besar sepertimu, Ayah? Sang Ayah yang awalnya mengantuk, kini tampak siaga. Diambilnya sebuah benih, di atas tanah yang sebelumnya di kais-kais oleh anaknya. Diangkatnya benih itu dengan ujung jari telunjuk. Benda itu terlihat seperti kacang yang kecil, dengan ukuran yang tak sebanding dengan tangan pedagang yang besar-besar. Kemudian, ia pun mulai berbicara. “Nak, jangan pernah malu dengan tubuhmu yang kecil. Pandanglah pohon besar tempat kita berteduh ini. Tahukah kamu, batangnya yang kokoh ini, dulu berasal dari benih yang sekecil ini. Dahan, ranting dan daunnya, juga berasal dari benih yang Ayah pegang ini. Akar-akarnya yang tampak menonjol, juga dari benih ini. Dan kalau kamu menggali tanah ini, ketahuilah, sulur-sulur akarnya yang menerobos tanah, juga berasal dari tempat yang sama. Diperhatikannya wajah sang anak yang tampak tertegun. “Ketahuilah Nak, benih ini menyimpan segalanya. Benih ini menyimpan batang yang kokoh, dahan yang rindang, daun yang lebar, juga akar-akar yang kuat. Dan untuk menjadi sebesar pohon ini, ia hanya membutuhkan angin, air, dan cahaya matahari yang cukup. Namun jangan lupakan waktu yang membuatnya terus bertumbuh. Pada mereka semualah benih ini berterima kasih, karena telah melatihnya menjadi mahluk yang sabar.” “Suatu saat nanti, kamu akan besar Nak. Jangan pernah takut untuk berharap menjadi besar, karena bisa jadi, itu hanya butuh ketekunan dan kesabaran.” Terlihat senyuman di wajah mereka. Lalu keduanya merebahkan diri, meluruskan pandangan ke langit lepas, membayangkan berjuta harapan dan impian dalam benak. Tak lama berselang, keduanya pun terlelap dalam tidur, melepaskan lelah mereka setelah seharian bekerja.
Komentar : Leave a Comment »
Kategori : Uncategorized
Slipknot – Dead Memories Lyric
29 11 2010Sitting in the dark, I can’t forget
Even now, I realize the time I’ll never get
Another story of the bitter pills of fate
I can’t go back again, I can’t go back again
But you asked me to love you and I did
Traded my emotions for a contract to commit
And when I got away I only got so far
The other me is dead, I hear his voice inside my head
And we were never alive and we won’t be born again
But I’ll never survive with dead memories in my heart
Dead memories in my heart
Dead memories in my heart
You told me to love you and I did
Tied my soul into a knot and got me to submit
So when I got away I only kept my scars
The other me is gone now I don’t know where I belong
And we were never alive and we won’t be born again
But I’ll never survive with dead memories in my heart
Dead memories in my heart
Dead memories in my heart
Dead memories in my heart
Dead visions in your name
Dead fingers in my veins
Dead memories in my heart
Dead memories in my heart
Dead memories in my heart
Dead memories in my heart
Komentar : Leave a Comment »
Kategori : Uncategorized
False Diary – Midnight Prays Lyric
26 11 2010MIDNIGHT PRAY
———————-
oh my..
how much happy i can be?
coz a beauty charming little star
has given all her shine and love for me.
i will put my life
and i will fight for a pride and sanity
i’ll bring back home the promise victory.
and i..
spelled my dreams and hopes tonight,
i wish someday there will be a time
where i can spend all my nights with you,
so even if i die,
believe me
i shall die without no regret
for having you
till the end of my time
please god bless her slep tonight
let the angel fly and bring the sweetest dream for her,
as she wakes may the happiness sealed in her smile
Komentar : Leave a Comment »
Kategori : Uncategorized
Hello world!
28 09 2010Welcome to WordPress.com. This is your first post. Edit or delete it and start blogging!
Komentar : 1 Comment »
Kategori : Uncategorized

